Mensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Papua Barat

Rabu 04-03-2026,20:19 WIB
Reporter : Riswandha Immawan
Editor : Riswandha Immawan

PAPUA.DISWAY.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menerima Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan beserta jajaran untuk membahas penguatan program perlindungan sosial di wilayah tersebut.

Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Fokus Program Sosial Nasional

Dalam pertemuan tersebut, Mensos menjelaskan terdapat tiga penugasan utama Presiden yang menjadi fokus Kementerian Sosial.

“Ada tiga penugasan utama Presiden yang menjadi fokus Kementerian Sosial, yakni penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), pengembangan Sekolah Rakyat, serta memastikan bantuan sosial tepat sasaran,” kata Gus Ipul.

Ia menambahkan bahwa kebijakan sosial pemerintah berlandaskan amanat Pasal 34 UUD 1945 yang menegaskan tanggung jawab negara dalam memelihara fakir miskin dan anak terlantar.

Pelaksanaannya dilakukan melalui tiga pilar utama, yakni perlindungan sosial, jaminan sosial, dan pemberdayaan sosial.

Sekolah Rakyat untuk Anak dari Keluarga Miskin

Salah satu program strategis yang tengah didorong pemerintah adalah pembangunan Sekolah Rakyat.

Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 dalam data sosial ekonomi nasional.

“Sekolah Rakyat ini untuk anak-anak dari keluarga paling tidak mampu, tetapi dengan fasilitas yang sangat baik, bahkan seperti bintang lima. Setiap sekolah bisa menampung sekitar seribu siswa. Jadi Pak Gubernur, sangat sayang kalau Papua Barat tidak memiliki Sekolah Rakyat,” ujar Gus Ipul.

Penerimaan siswa dilakukan melalui mekanisme penjangkauan berbasis data sosial ekonomi, bukan melalui sistem pendaftaran umum.

Seluruh kebutuhan pendidikan siswa akan ditanggung oleh negara.

Pemprov Papua Barat Siapkan Lahan

Mensos meminta pemerintah daerah segera menyiapkan lahan sekitar tujuh hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sosial di wilayahnya.

Ia menjelaskan bahwa Papua Barat memiliki tujuh kabupaten dan 91 distrik dengan kondisi geografis yang cukup menantang.

Menurut Dominggus, program Sekolah Rakyat sangat penting untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kategori :