DPR Dorong Sekolah Rakyat Diperluas ke Seluruh Provinsi Papua
Anggota Komisi X DPR RI, Robert Joppy Kardinal dorong Kemensos perluas Sekolah Rakyat ke seluruh provinsi Papua.--Dok. Golkar
PAPUA.DISWAY.ID - Anggota Komisi X DPR RI Robert Joppy Kardinal mendorong pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memperluas penyelenggaraan Sekolah Rakyat ke seluruh kawasan Papua.
Menurut Robert, program Sekolah Rakyat sangat relevan dengan kondisi geografis dan sosial Papua yang masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan, terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
“Sekolah Rakyat dengan sistem asrama menjawab persoalan jarak dan ekonomi. Karena itu, penyelenggaraannya harus menjangkau seluruh provinsi di Papua,” kata Robert dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
BACA JUGA:Wapres Gibran Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Dorong Penguatan Ekonomi Nelayan
Saat ini, berdasarkan Keputusan Menteri Sosial Nomor 126/HUK/2025, Sekolah Rakyat ditetapkan di 100 kabupaten/kota pada 29 provinsi. Namun di kawasan Papua, lokasi program ini baru mencakup Kota Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, dan Kabupaten Sarmi.
Robert menilai kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan ketimpangan akses, mengingat Papua kini telah dimekarkan menjadi enam provinsi, yakni Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.
Ia menegaskan pemerataan Sekolah Rakyat penting untuk menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia
“Pendidikan adalah instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Keberadaan Sekolah Rakyat harus menyebar, bukan terpusat,” ujarnya.
Robert juga meminta pemerintah melakukan evaluasi penetapan lokasi serta memastikan dukungan anggaran dan koordinasi lintas kementerian bersama pemerintah daerah agar program Sekolah Rakyat berjalan optimal di seluruh Tanah Papua.
Sumber: