Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Koperasi Gernas Segera Launching

Ketua Gernas, Gema Sasmita (tengah). Istimewa--
JAKARTA, DISWAY.ID – Langkah strategis membangkitkan ekonomi kerakyatan bertajuk Koperasi Gernas (Gerakan Relawan Nasional) segera dilaunching, pertengahan Maret 2025.
Gernas didukung lebih dari 40 ketua umum organisasi relawan pendukung Prabowo-Gibran serta para profesional. Mereka bertekad membangun ekosistem ekonomi berbasis gotong royong yang berkelanjutan.
Ketua Gernas, Gema Sasmita, di Jakarta, Kamis (27/3), menegaskan, koperasi dibentuk sebagai jawaban atas tantangan ekonomi nasional, melibatkan kerja sama erat dengan berbagai pihak.
“Koperasi Gernas merupakan bukti bahwa ekonomi kerakyatan mampu menjadi pilar utama pembangunan nasional melalui pengelolaan yang profesional dan semangat kolaborasi. Kami memastikan koperasi ini bermanfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Didukung berbagai elemen relawan dan profesional, Koperasi Gernas siap bermitra dengan Koperasi Merah Putih serta berbagai program pemerintah, demi menciptakan peluang usaha lebih luas bagi rakyat kecil, UMKM, serta sektor ekonomi kreatif.
Koperasi Gernas beroperasi sesuai regulasi terbaru yang berkaitan koperasi, termasuk ketentuan dalam Koperasi Merah Putih yang menitikberatkan pada penguatan akses permodalan, efisiensi tata kelola, serta pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan daya saing.
Dijelaskan, Koperasi Gernas bakal menjalankan berbagai lini bisnis strategis, meliputi sektor perikanan, pertanian, laundry, hingga peternakan. Koperasi bertugas memberikan akses permodalan, pembinaan usaha, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggota.
Koperasi Gernas juga menjalin kerja sama dengan berbagai pesantren nasional untuk mendukung kemandirian ekonomi pesantren, menciptakan unit usaha berkelanjutan, serta memberdayakan santri di bidang kewirausahaan.
Menurut Gema, Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan terhadap koperasi sebagai salah satu instrumen penting pembangunan ekonomi nasional.
Dia mengutip pidato presiden saat membahas Koperasi Merah Putih, “Koperasi adalah solusi bagi ekonomi rakyat, terutama petani, nelayan, dan pelaku UMKM. Kita perlu hidupkan kembali semangat gotong royong dalam perekonomian. Karena itu saya dukung penuh inisiatif koperasi, termasuk Koperasi Gernas, yang berperan aktif memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan.”
Gema juga mengingatkan visi besar dan semangat koperasi yang pernah disuarakan salah satu proklamator, Bung Hatta, yang juga dijuluki Bapak Koperasi Indonesia.
Bung Hatta, kata Gema, mengatakan, “Koperasi bukan hanya badan usaha, tetapi gerakan moral yang bertujuan mensejahterakan rakyat. Dengan bekerja sama dan berbagi manfaat, koperasi menjadi jalan bagi kemakmuran bersama.”
“Sebab itu kami mengajak semua relawan pendukung Prabowo-Gibran mengikuti perkembangan Koperasi Gernas. Semangat gotong royong itu esensialistik, koperasi harus mampu menjadi mesin pergerakan, memberi dampak positif bagi pelaku usaha kecil dan menengah, serta menciptakan jaringan usaha lebih luas dan berkelanjutan,” urai Gema Sasmita.
Dikatakan juga, selain sebagai wadah ekonomi, Koperasi Gernas akan berperan dalam pemberdayaan, pengentasan kemiskinan, dan inovasi berbasis teknologi, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Dia berharap masyarakat melihat kehadiran koperasi sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis kebersamaan dan inklusivitas. Dengan visi yang jelas dan dukungan berbagai pihak, Koperasi Gernas siap berkontribusi positif bagi pembangunan ekonomi nasional.(ar)
Sumber: