Puasa Tanpa Lemas: Strategi Menjaga Stamina Selama Ramadhan

Puasa Tanpa Lemas: Strategi Menjaga Stamina Selama Ramadhan

Ilustrasi--Canva

PAPUA.DISWAY.ID - Menjalani puasa Ramadhan menuntut tubuh beradaptasi dengan perubahan pola makan, tidur, serta aktivitas harian. Rasa lemas yang kerap muncul sebenarnya merupakan respons fisiologis normal, namun dapat diminimalkan dengan strategi yang tepat.

Sejumlah faktor umum yang memicu tubuh terasa lemah saat puasa antara lain dehidrasi ringan, asupan nutrisi tidak seimbang, hingga pola tidur yang terganggu.

Agar stamina tetap terjaga, beberapa hal berikut menjadi perhatian penting:

1. Pilih Karbohidrat Kompleks Saat Sahur

Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap.

2. Perbanyak Protein & Serat

Protein membantu menjaga massa otot, sementara serat memperlambat rasa lapar. Kombinasi telur, ikan, sayur, dan buah menjadi pilihan ideal.

3. Hindari Lonjakan Gula Darah

Makanan terlalu manis saat sahur dapat memicu rasa lapar lebih cepat akibat fluktuasi gula darah.

4. Atur Pola Minum

Memenuhi kebutuhan cairan dengan pola bertahap antara berbuka hingga sahur membantu mencegah dehidrasi.

5. Kelola Aktivitas Fisik

Mengurangi aktivitas berat di siang hari serta menjaga kualitas tidur berperan besar dalam stabilitas energi.

Dengan manajemen pola hidup yang lebih terkontrol, puasa tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga tetap selaras dengan produktivitas harian.

Sumber: