Algoritma TikTok 2026: Tips Konten agar Mudah Masuk FYP

Algoritma TikTok 2026: Tips Konten agar Mudah Masuk FYP

Ilustrasi--Canva

PAPUA.DISWAY.ID - TikTok terus memperbarui algoritmanya untuk menyesuaikan perilaku pengguna. Memasuki 2026, algoritma TikTok semakin menekankan kualitas interaksi, durasi tonton, dan relevansi konten, bukan sekadar jumlah followers. Artinya, peluang masuk FYP kini lebih terbuka bagi kreator baru—asal memahami cara mainnya.

Lalu, bagaimana strategi membuat konten TikTok agar bisa masuk FYP dengan algoritma terbaru?

Algoritma TikTok 2026: Apa yang Berubah?

Algoritma TikTok 2026 lebih selektif dalam merekomendasikan konten. Beberapa sinyal utama yang diperhatikan antara lain:

  • watch time (durasi tonton hingga akhir),
  • interaksi awal (like, komentar, share dalam menit pertama),
  • relevansi topik dengan minat pengguna,
  • konsistensi niche akun.

Konten yang ditonton sampai selesai dan memicu interaksi cepat cenderung didorong lebih luas ke FYP.

1. Hook Kuat di 3 Detik Pertama

Tiga detik pertama menjadi penentu. Jika penonton langsung scroll, algoritma menganggap konten kurang menarik.

Gunakan:

  • pertanyaan langsung,
  • pernyataan mengejutkan,
  • visual yang kontras,
  • potongan konflik atau hasil akhir di awal.

Hook yang kuat meningkatkan peluang video ditonton sampai habis.

2. Fokus ke Satu Topik, Satu Video

Algoritma baru lebih menyukai konten yang jelas dan fokus. Hindari membahas terlalu banyak hal dalam satu video.

Contoh:

  • satu tips dalam satu video,
  • satu fakta dalam satu video,
  • satu sudut pandang dalam satu video.

Konten fokus memudahkan algoritma membaca audiens yang tepat.

3. Perhatikan Durasi Video

Di 2026, TikTok tidak hanya memprioritaskan video pendek, tetapi juga video berdurasi menengah yang ditonton hingga selesai.

Rekomendasi umum:

  • 7–15 detik untuk konten cepat & viral,
  • 20–45 detik untuk edukasi singkat,
  • pastikan ritme cepat dan tanpa jeda kosong.

Bukan durasi panjang yang penting, tapi retensi penonton.

4. Gunakan Caption yang Mengundang Interaksi

Caption bukan sekadar pelengkap. Algoritma membaca caption untuk memahami konteks video.

Sumber: