PAPUA.DISWAY.ID - Sebanyak 124 pelajar Orang Asli Papua (OAP) diberangkatkan ke lima provinsi di Indonesia melalui Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM). Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Papua.
Para peserta akan melanjutkan pendidikan jenjang SMA/SMK di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Bali.
Program ADEM Siapkan SDM Papua Berkualitas
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan seluruh peserta merupakan perwakilan dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Papua yang telah melalui proses seleksi.
Menurutnya, Program ADEM tidak hanya membuka kesempatan belajar di luar Papua, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Program ADEM adalah wujud komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Papua. Mereka diharapkan menjadi generasi yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan wawasan yang lebih luas untuk membangun Papua di masa depan,” kata Christian di Jayapura, Selasa (7/7/2026).
Seluruh Biaya Ditanggung Pemerintah
Christian menjelaskan seluruh kebutuhan peserta selama mengikuti pendidikan ditanggung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mulai dari biaya sekolah, SPP, tempat tinggal, hingga biaya hidup selama menempuh pendidikan di luar Papua.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi bentuk keberpihakan pemerintah dalam memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak Papua untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
“Anak-anak yang berangkat hari ini adalah wajah Papua di daerah lain. Tunjukkan bahwa pelajar Papua mampu berprestasi, memiliki karakter yang baik, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan yang baru,” ujarnya.
Christian berharap pengalaman belajar di luar Papua dapat memperluas wawasan para peserta sekaligus membentuk karakter kepemimpinan yang akan menjadi bekal dalam membangun Papua pada masa mendatang.