Sering Mengantuk Saat Berkendara? Ini Tips Aman agar Terhindar dari Microsleep
ilustrasi--
PAPUA.DISWAY.ID - Mengantuk saat berkendara menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas yang cukup sering terjadi. Kondisi ini biasanya dipicu oleh kelelahan, kurang tidur, hingga microsleep yang membuat pengemudi kehilangan konsentrasi dalam beberapa detik.
Akibatnya tidak main-main. Selain menyebabkan kerusakan kendaraan, kecelakaan karena pengemudi mengantuk juga berisiko menimbulkan cedera serius hingga korban jiwa.
Berdasarkan penelitian AAA Foundation, ratusan kecelakaan terjadi akibat pengemudi yang mengantuk selama periode 2010 hingga 2013. Sementara itu, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) juga mencatat puluhan ribu kecelakaan dipicu kondisi serupa.
Karena itu, penting bagi pengendara mengetahui cara mengatasi rasa kantuk saat menyetir agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Cukupi Waktu Istirahat Sebelum Berkendara
Salah satu cara paling efektif untuk menghindari rasa kantuk saat menyetir adalah memastikan tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
Sebelum melakukan perjalanan jauh, usahakan tidur sesuai kebutuhan tubuh agar kondisi tetap segar selama berkendara. Kurang tidur dapat menurunkan fokus dan kewaspadaan, bahkan efeknya disebut mirip seperti orang yang sedang mabuk.
Karena itu, jangan memaksakan diri berkendara ketika tubuh terasa lelah atau kurang tidur.
Ajak Penumpang Mengobrol Selama Perjalanan
Mengemudi sendirian dalam waktu lama dapat meningkatkan rasa bosan dan kantuk. Jika memungkinkan, ajak teman atau anggota keluarga untuk menemani perjalanan.
Mengobrol ringan selama perjalanan bisa membantu menjaga konsentrasi pengemudi tetap fokus. Selain itu, kehadiran penumpang juga membantu mengawasi kondisi pengemudi ketika mulai terlihat lelah.
Bila bepergian bersama orang lain yang bisa mengemudi, Anda juga dapat bergantian menyetir agar tubuh tidak terlalu kelelahan.
Menepi dan Lakukan Power Nap
Saat rasa kantuk mulai muncul, jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan. Menepi dan beristirahat sejenak menjadi solusi paling aman untuk menghindari microsleep.
Idealnya, pengemudi beristirahat setiap dua jam sekali selama perjalanan jauh. Manfaatkan waktu tersebut untuk melakukan power nap selama 15 hingga 20 menit.
Setelah bangun, lakukan peregangan ringan agar tubuh kembali rileks dan otot tidak tegang akibat terlalu lama duduk di balik kemudi.
Pastikan Anda berhenti di tempat yang aman seperti rest area atau pom bensin yang ramai agar kendaraan tetap aman selama ditinggalkan beristirahat.
Hindari Konsumsi Obat Sebelum Menyetir
Sumber: