Sering Mengantuk Saat Berkendara? Ini Tips Aman agar Terhindar dari Microsleep

Sering Mengantuk Saat Berkendara? Ini Tips Aman agar Terhindar dari Microsleep

ilustrasi--

Beberapa jenis obat seperti obat flu, anti mabuk perjalanan, atau obat tertentu dapat memicu rasa kantuk dan menurunkan konsentrasi saat berkendara.

Efek kantuk dari obat memang tidak selalu muncul secara langsung, tetapi dapat terasa perlahan selama perjalanan berlangsung.

Jika harus mengonsumsi obat dengan efek samping mengantuk, sebaiknya hindari menyetir atau tunda perjalanan sampai kondisi tubuh benar-benar fit.

Konsumsi Minuman Berkafein

Mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi dapat membantu meningkatkan fokus dan mengurangi rasa kantuk saat berkendara.

Kafein bekerja membantu tubuh tetap terjaga, terutama ketika melakukan perjalanan jauh. Namun, efeknya biasanya baru terasa sekitar 30 menit setelah dikonsumsi.

Meski begitu, konsumsi kafein tetap perlu dibatasi agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi penderita maag atau asam lambung.

Kenali Tanda-Tanda Tubuh Mulai Lelah

Pengemudi sebaiknya tidak mengabaikan tanda-tanda tubuh mulai kehilangan fokus. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Kelopak mata terasa berat
  • Sering menguap
  • Pikiran mulai sulit fokus
  • Kepala terangguk saat menyetir
  • Sulit mengingat perjalanan beberapa menit sebelumnya

Jika tanda-tanda tersebut mulai muncul, segera cari tempat aman untuk beristirahat.

Kesimpulan

Mengantuk saat menyetir bukan kondisi yang bisa dianggap sepele karena berisiko menyebabkan kecelakaan fatal di jalan.

Mulai dari mencukupi waktu tidur, melakukan power nap, hingga mengonsumsi kafein bisa menjadi cara sederhana untuk menjaga tubuh tetap fokus selama perjalanan.

Yang paling penting, jangan pernah memaksakan diri berkendara ketika tubuh sudah lelah. Keselamatan diri dan penumpang harus tetap menjadi prioritas utama selama perjalanan.

Sumber: