Menhub Minta KNKT Investigasi Pendaratan Darurat Pesawat Smart Air
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi--Dok. Kemenhub
PAPUA.DISWAY.ID - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tetap melakukan investigasi terhadap insiden pendaratan darurat pesawat Smart Air di Nabire, Papua Tengah.
Menhub menegaskan, setiap insiden penerbangan, termasuk pendaratan darurat, wajib diteliti guna memastikan penyebab kejadian serta mencegah terulangnya insiden serupa.
Menhub: Semua Insiden Wajib Diteliti
Menhub Dudy menyampaikan, meskipun insiden tersebut dikategorikan sebagai pendaratan darurat, proses investigasi tetap harus dilakukan oleh KNKT.
“Nanti kita tunggu KNKT walaupun dia sifatnya pendaratan darurat, tetap KNKT harus meneliti atau menginvestigasi sebab kenapa dia melakukan pendaratan darurat,” ujar Menhub di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa (27/1/2026).
BACA JUGA:Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire Saat Lepas Landas, 13 Orang Selamat
Kemenhub Tunggu Hasil Investigasi Resmi
Menhub juga menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan sebagai otoritas penerbangan tidak dapat mengeluarkan kesimpulan apa pun sebelum hasil investigasi resmi disampaikan oleh KNKT.
“Tetap harus menunggu hasil penyelidikan karena kan kita sebagai otoritas tidak boleh mengeluarkan pernyataan sebelum ada hasil investigasi,” kata dia.
Pesawat Smart Air Alami Gangguan Mesin
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyampaikan bahwa pesawat Smart Air tipe C208B dengan nomor registrasi PK-SNS yang melayani rute Nabire (NBX) – Kaimana (KNG) melakukan pendaratan darurat di Bandar Udara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa menjelaskan, pendaratan darurat dilakukan setelah pesawat mengalami gangguan pada mesin.
“Laporan awal yang diterima, pesawat mengalami gangguan pada engine. Kemudian Pilot in Command (PIC) Capt. Tania K memutuskan Return to Base (RTB). Namun dikarenakan thrust power semakin turun, PIC memutuskan mendarat darurat di di ujung pantai landasan 17 Bandara Douw Aturure,” kata Lukman.
BACA JUGA:Billy Mambrasar Tinjau Kontrakan Mahasiswa Papua di Aceh Pascabencana
Seluruh Penumpang dan Kru Selamat
Lukman menjelaskan, thrust power merupakan daya dorong yang dihasilkan mesin pesawat untuk menjaga pergerakan dan kecepatan pesawat, termasuk saat lepas landas dan terbang.
Saat ini, pesawat tengah dilakukan penarikan ke area pantai. Tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut.
Seluruh 13 orang yang terdiri dari penumpang dan awak pesawat telah dievakuasi dengan selamat ke terminal bandara.
Sumber: