Danantara Pastikan Saham Papua di PT Freeport Indonesia Akan Ditambah
Danantara memastikan rencana penambahan saham Papua di PT Freeport Indonesia.--Dok. PTFI
PAPUA.DISWAY.ID - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara memastikan rencana penambahan kepemilikan saham pemerintah daerah PAPUA di PT Freeport Indonesia tengah disiapkan. Kebijakan ini disebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat peran daerah dalam pengelolaan sumber daya alam strategis di Tanah PAPUA.
Danantara Tegaskan Komitmen Perkuat Saham PAPUA di Freeport
CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen menambah porsi kepemilikan saham daerah Papua di PT Freeport Indonesia. Meski demikian, ia belum merinci besaran saham yang akan dialokasikan.
“Kita lihat nanti. Yang jelas, porsi daerah Papua harus kita tambahkan,” ujar Rosan dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).
Menurut Rosan, skema penambahan saham tersebut masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian dan lembaga, termasuk menyesuaikan dengan kerangka kebijakan fiskal nasional.
BACA JUGA:Hearing Center Pertama di Papua Resmi Dibuka, Kogabwilhan III Salurkan Alat Bantu Dengar
Arahan Presiden Jadi Dasar Kebijakan Danantara
Rencana ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya meminta agar pengelolaan sumber daya alam di Papua memberikan manfaat lebih besar bagi daerah dan masyarakat setempat.
Arahan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Presiden dengan Komite Eksekutif Percepatan Otonomi Khusus Papua (KEPP-OKP) serta para gubernur se-Tanah Papua di Istana Negara.
Ketua KEPP-OKP, Velix Wanggai, menyebut Presiden secara khusus meminta agar skema divestasi saham Freeport, terutama yang menjadi hak Orang Asli Papua (OAP), dibahas secara serius.
BACA JUGA:Pemkab Jayapura Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis agar Tepat Sasaran
Skema Divestasi Melalui Perusahaan Daerah Papua
Penambahan saham Papua di PT Freeport Indonesia direncanakan akan direalisasikan melalui perusahaan milik pemerintah daerah, yakni PT Papua Divestasi Mandiri.
Perusahaan tersebut disiapkan sebagai entitas resmi yang mewakili kepentingan daerah Papua dalam kepemilikan saham Freeport. Pemerintah daerah dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mematangkan langkah teknis divestasi.
“Hasil RUPS akan kami laporkan kepada Menteri Dalam Negeri dan Menteri ESDM,” kata Velix.
BACA JUGA:Pemprov Papua Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Bencana di Sumatera
Peran Danantara dalam Pengelolaan Aset Strategis
Sebagai badan pengelola investasi negara, Danantara memiliki peran strategis dalam memastikan aset nasional dikelola secara berkelanjutan dan inklusif. Penambahan saham Papua di Freeport dinilai sejalan dengan mandat Danantara untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional, daerah, dan investor.
Sumber: