Pemprov Papua Bentuk Forum Energi Daerah untuk Percepat Pemerataan Energi
Pemprov Papua membentuk Forum Energi Daerah untuk memperkuat koordinasi dan memperluas akses energi hingga kampung dan wilayah terpencil.--Dok. Pemprov Papua
PAPUA.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi Papua membentuk Forum Energi Daerah (FED) sebagai wadah koordinasi lintas sektor untuk memperkuat kebijakan dan pemerataan pembangunan Energi hingga wilayah terpencil.
Plt. Staf Ahli Gubernur Papua Bidang SDM, Matias Mano, mengatakan kondisi geografis Papua membutuhkan kebijakan energi yang disesuaikan dengan karakteristik setiap wilayah.
Hal itu disampaikan Matias saat membacakan sambutan Gubernur Papua pada pembukaan Lokakarya Pembentukan Forum Energi Daerah Provinsi Papua, Selasa (15/9).
Menurutnya, pemerataan akses energi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur listrik, tetapi juga harus mendukung pelayanan dasar dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Papua adalah tanah yang kaya dan beragam. Kita memiliki pesisir, pulau-pulau, lembah, pegunungan, hutan hingga kampung-kampung yang sebagian masih sulit dijangkau. Karena itu, pembangunan tidak cukup hanya membangun infrastruktur. Pembangunan harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” katanya.
Energi untuk Pelayanan Dasar dan Ekonomi
Matias mengatakan energi merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Ketersediaan energi dibutuhkan untuk menunjang aktivitas rumah tangga, sekolah, puskesmas, rumah ibadah hingga kantor kampung.
Di sisi lain, energi juga menjadi faktor penting dalam mendorong ekonomi produktif masyarakat, seperti perikanan, pertanian, UMKM dan berbagai usaha ekonomi rakyat.
Melalui program prioritas Papua CERAH–Papua Terang, Pemprov Papua berkomitmen memperluas akses energi ke kampung, pesisir, pulau-pulau, pegunungan hingga wilayah terpencil.
Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan akses listrik, tetapi juga memperkuat pelayanan dasar, menggerakkan ekonomi produktif dan membuka peluang bagi generasi muda Papua.
“Tujuannya bukan sekadar memastikan lampu menyala, tetapi menghadirkan pelayanan dasar yang lebih baik, memperkuat ekonomi produktif dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Papua,” pungkasnya.
Sumber: