Sambut HUT RI ke-81, Bendera Raksasa Dibentangkan di Gunung Cycloop Papua
Bendera Merah Putih raksasa berukuran 120×80 meter dibentangkan di Gunung Cycloop Papua melibatkan 1.200 peserta untuk menyambut HUT ke-81 RI.--Dok. Koops TNI Habema
PAPUA.DISWAY.ID - Satgas Koops PAPUA.disway.id/listtag/1507/tni">TNI Habema membentangkan bendera Merah Putih raksasa berukuran 120 meter x 80 meter di kawasan Gunung Cycloop, Provinsi PAPUA, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Kirab dan Pembentangan Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 1.200 peserta yang terdiri atas prajurit, pelajar, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat turut ambil bagian.
Kirab Merah Putih Libatkan 1.200 Peserta
Kirab dipimpin langsung Panglima Komando Operasi TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga. Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan Tari Yospan dan penampilan drumband sebelum peserta bergerak menuju kawasan Bukit Paralayang Rindam XVII/Cenderawasih.
Yudha mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk penguatan nasionalisme sekaligus sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat.
“Merah Putih yang berkibar di Gunung Cycloop bukan hanya simbol peringatan kemerdekaan, tetapi juga pengingat bahwa semangat mempertahankan persatuan dan keutuhan NKRI terus menyala dari Papua untuk Indonesia,” tegasnya.
Merah Putih Jadi Simbol Persatuan dari Papua
Menurut Yudha, keterlibatan pelajar menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Generasi muda Papua dinilai memiliki peran dalam meneruskan perjuangan bangsa, menjaga persaudaraan, dan memperkuat kecintaan terhadap Tanah Air.
Pembentangan bendera raksasa di Gunung Cycloop juga dimaknai sebagai simbol persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Papua.
“Menjaga negeri bukan hanya tentang mempertahankan wilayah, tetapi juga tentang merawat keberagaman, memperkuat kebersamaan, dan meneruskan semangat perjuangan kepada generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dansatgas Teritorial Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, Dansatgas Banmin Brigjen TNI Zamril Philiang, unsur TNI/Polri, Pemerintah Kabupaten Jayapura, pelajar, serta masyarakat.
Sumber: