Pemprov Papua Rekonsiliasi Data 130 Mahasiswa Program Siswa Unggul Papua
Pemprov Papua akan merekonsiliasi data 130 mahasiswa Program Siswa Unggul Papua untuk memastikan keberlanjutan pembiayaan beasiswa hingga 2027.--Dok. Pemprov Papua
PAPUA.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi PAPUA mulai memperkuat pengelolaan Program Siswa Unggul PAPUA (SUP) dengan menyiapkan rekonsiliasi data mahasiswa penerima beasiswa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pembiayaan bagi mahasiswa yang diperkirakan masih menempuh pendidikan hingga 2027.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama, mengatakan rekonsiliasi data menjadi dasar penyusunan kebijakan pembiayaan bagi penerima beasiswa yang masa studinya melewati tahun anggaran 2026.
Rekonsiliasi Libatkan Pemerintah Kabupaten/Kota
Marthen menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua akan mengundang seluruh bupati di Papua untuk melakukan pencocokan data mahasiswa penerima beasiswa berdasarkan daerah asal.
“Kemarin kami sudah ke Kementerian Dalam Negeri dan kami akan lakukan rekonsiliasi data, selanjutnya kami akan mengundang semua bupati untuk hadir di Kota Jayapura dan kita akan melakukan rekonsiliasi data,” kata Marthen.
Menurutnya, pemetaan berdasarkan kabupaten dan kota diperlukan agar pemerintah memiliki data yang akurat mengenai jumlah mahasiswa penerima beasiswa SUP di masing-masing daerah.
Mahasiswa Diminta Tepat Waktu Menyelesaikan Studi
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya untuk memastikan mahasiswa penerima beasiswa SUP dapat menyelesaikan pendidikan hingga tuntas.
Namun, Marthen juga mengingatkan seluruh penerima beasiswa Otonomi Khusus (Otsus), khususnya Program Siswa Unggul Papua, agar menyelesaikan studi sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.
“Pemprov Papua tetap berkomitmen memastikan mahasiswa penerima beasiswa SUP dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik. Karena itu, mahasiswa juga diminta memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diberikan pemerintah secara optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketepatan waktu dalam menyelesaikan pendidikan menjadi tanggung jawab penerima beasiswa agar program tersebut dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Jangan sampai melewati waktu yang sudah ditentukan, jadi mohon agar mereka menyelesaikan studinya dengan baik,” imbaunya.
Sumber: