Dewan Hakim MTQ XXXI Papua Dilantik, Diminta Jaga Integritas Penilaian

Dewan Hakim MTQ XXXI Papua Dilantik, Diminta Jaga Integritas Penilaian

Dewan Hakim MTQ XXXI Provinsi Papua resmi dilantik. Sebanyak 180 peserta dari tujuh kabupaten dan kota siap bersaing pada tujuh cabang perlombaan.--Dok. Pemkab Jayapura

PAPUA.DISWAY.ID - Dewan Hakim dan Dewan Juri Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi PAPUA Tahun 2026 resmi dilantik di Aula II Kantor Bupati Jayapura, Sentani, Selasa (14/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi tahapan penting sebelum seluruh rangkaian perlombaan MTQ dimulai.

Ketua Dewan Hakim LPTQ Provinsi Papua, H. Musa Narwawan, mengatakan amanah sebagai dewan hakim bukan hanya memberikan penilaian, tetapi juga menentukan lahirnya qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang akan mewakili Papua di tingkat nasional.

“Amanah ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang mulia untuk melahirkan generasi Qurani yang berkualitas, berprestasi, dan berintegritas,” ujarnya.

Penilaian Harus Objektif dan Transparan

Musa menegaskan seluruh dewan hakim wajib menjaga objektivitas, profesionalisme, dan integritas selama proses penilaian berlangsung. Ia mengingatkan agar setiap keputusan bebas dari konflik kepentingan serta berpedoman pada sumpah jabatan yang telah diucapkan.

“Jagalah kehormatan Dewan Hakim dengan menjauhkan diri dari segala bentuk konflik kepentingan. Sumpah yang telah diucapkan bukan hanya disaksikan para hadirin, tetapi juga disaksikan Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tegasnya.

Senada dengan itu, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, meminta seluruh dewan hakim menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan dalam menentukan para juara.

Menurutnya, hasil penilaian harus dapat dipertanggungjawabkan serta diterima seluruh peserta tanpa menimbulkan polemik.

Sebanyak 180 Peserta Ikuti MTQ XXXI Papua

Sementara itu, sebanyak 180 peserta dari tujuh kabupaten dan kota telah tiba di Sentani untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua.

Ketua Panitia MTQ XXXI yang diwakili H. Sakarudin mengatakan pelaksanaan MTQ tahun ini memiliki makna historis karena menjadi penyelenggaraan pertama tingkat Provinsi Papua setelah pemekaran daerah.

“MTQ ini sesungguhnya adalah sarana untuk menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an melalui budaya membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an itu sendiri,” ujarnya.

Kafilah yang telah hadir berasal dari Kota Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, Keerom, Mamberamo Raya, Sarmi, Waropen, dan Kepulauan Yapen.

Tujuh Cabang Dilombakan

Para peserta akan bersaing pada tujuh cabang lomba, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifzil Qur’an, Tartil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syahril Qur’an, Khat atau Kaligrafi Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua dijadwalkan berlangsung hingga 18 Juli 2026 dan diharapkan mampu melahirkan peserta terbaik yang akan mewakili Papua pada MTQ tingkat nasional.

Sumber: