AS Respons Kematian Pilot Nicholas Goselin, Polisi Ungkap Dugaan Pelaku KKB Bakusip

AS Respons Kematian Pilot Nicholas Goselin, Polisi Ungkap Dugaan Pelaku KKB Bakusip

Pemerintah AS terus berkoordinasi dengan Indonesia terkait penyelidikan tewasnya pilot AMA Nicholas F. Goselin di Yahukimo, Papua.--Istimewa

PAPUA.DISWAY.ID - Pemerintah Amerika Serikat terus memantau perkembangan penyelidikan tewasnya pilot Associated Mission Aviation (AMA), Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban penyerangan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Departemen Luar Negeri AS menyatakan terus berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia maupun keluarga korban.

“Bagi pemerintahan Presiden Donald Trump, tidak ada prioritas yang lebih tinggi daripada keselamatan dan keamanan warga Amerika,” demikian pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jumat (3/7/2026).

Departemen Luar Negeri AS menyebut pihaknya mengetahui bahwa otoritas Indonesia sedang menyelidiki kematian warga negaranya tersebut.

“Departemen Luar Negeri AS mengetahui bahwa pihak berwenang Indonesia saat ini sedang menyelidiki laporan kematian seorang warga Amerika di Papua. Kami terus berkomunikasi dengan pihak berwenang dan pihak keluarga, serta memantau perkembangannya secara saksama,” bunyi pernyataan tersebut.

AS menegaskan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut demi menghormati privasi keluarga korban.

Korban Diduga Ditembak dari Jarak Sangat Dekat

Nicholas F. Goselin merupakan pilot pesawat perintis PT Associated Mission Aviation (AMA) registrasi PK-RCY yang menjadi korban penyerangan di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Kamis (2/7/2026).

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua dr. Rommy Sebastian mengungkapkan hasil pemeriksaan luar menunjukkan korban mengalami luka tembak yang diduga berasal dari jarak sangat dekat.

“Ditemukan luka terbuka pada pipi kiri yang sesuai dengan karakteristik luka tembak masuk tempel (contact gunshot wound), yaitu posisi moncong senjata berada tegak lurus dan menempel pada permukaan kulit,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan radiologi juga menunjukkan peluru masuk melalui pipi kiri dan keluar di sekitar telinga kanan hingga menyebabkan kerusakan berat pada dasar tengkorak.

“Cedera inilah yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan sangat cepat atau sudden death,” jelas Rommy.

Polisi Duga Pelaku Kelompok KKB Bakusip

Sementara itu, Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2026 menduga penyerangan dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip yang dipimpin M. Mbalingga.

Kasatgas Gakkum Kombes Pol I. G. G. Era Adinata mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh setelah penyidik melakukan pemeriksaan saksi, wawancara, pengumpulan informasi, serta penelusuran media sosial.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kami menyimpulkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip. Kelompok ini merupakan kelompok baru yang dipimpin oleh M. Mbalingga,” katanya.

Sumber: