Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar agar Tetap Higienis dan Awet

Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar agar Tetap Higienis dan Awet

Ilustrasi--Ilustrasi

PAPUA.DISWAY.ID - Hari Raya Iduladha menjadi momen penuh berkah bagi umat Islam. Selain menjalankan ibadah kurban, masyarakat juga menikmati pembagian daging yang nantinya diolah menjadi berbagai hidangan lezat bersama keluarga.

Namun, setelah menerima daging kurban, masih banyak orang yang belum memahami cara penyimpanan yang tepat. Padahal, metode penyimpanan yang benar sangat penting untuk menjaga kualitas, rasa, dan kandungan gizi daging agar tetap baik saat dikonsumsi.

Jika disimpan sembarangan, daging bisa cepat rusak, berbau, hingga mengalami penurunan kualitas. Karena itu, memahami teknik penyimpanan daging kurban menjadi hal penting agar makanan tetap higienis dan tahan lama.

BACA JUGA:Rahasia Mengolah Jeroan Kurban Jadi Empuk, Gurih, dan Tidak Amis

Bersihkan dan Pisahkan Daging Sesuai Kebutuhan

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan daging dari sisa darah dan kotoran yang menempel. Gunakan air bersih secukupnya, lalu tiriskan hingga daging benar-benar kering sebelum disimpan.

Saat memotong daging, gunakan pisau tajam agar tekstur dan serat daging tidak rusak. Setelah itu, pisahkan daging berdasarkan kebutuhan memasak, misalnya untuk sate, rendang, sup, atau gulai.

Menyimpan daging dalam porsi kecil akan memudahkan proses pengolahan nantinya. Selain lebih praktis, cara ini juga membantu proses pembekuan menjadi lebih cepat dan merata.

Gunakan wadah tertutup rapat atau plastik food grade agar daging tetap higienis dan tidak terkontaminasi bahan makanan lain di dalam kulkas.

Atur Suhu Penyimpanan dengan Tepat

Suhu penyimpanan menjadi faktor utama untuk menjaga kesegaran daging kurban.

Jika daging akan dimasak dalam waktu dekat, simpan di bagian chiller dengan suhu sekitar 0 hingga 4 derajat Celsius. Dalam kondisi tersebut, daging biasanya dapat bertahan selama satu hingga dua hari.

Sementara itu, untuk penyimpanan jangka panjang, daging sebaiknya disimpan di freezer dengan suhu sekitar minus 18 derajat Celsius. Pada suhu ini, kualitas daging dapat bertahan selama beberapa bulan.

Hindari terlalu sering mengeluarkan dan memasukkan kembali daging ke freezer karena perubahan suhu dapat mempercepat kerusakan.

Agar lebih mudah memantau masa simpan, beri label tanggal penyimpanan pada setiap kemasan daging.

Jangan Langsung Bekukan Daging Segar

Kesalahan yang sering terjadi adalah langsung memasukkan daging yang baru dipotong ke dalam freezer.

Sumber: