Rahasia Mengolah Jeroan Kurban Jadi Empuk, Gurih, dan Tidak Amis

Rahasia Mengolah Jeroan Kurban Jadi Empuk, Gurih, dan Tidak Amis

Ilustrasi--Ilustrasi

PAPUA.DISWAY.ID - Momen Iduladha identik dengan melimpahnya daging kurban, termasuk berbagai jenis jeroan seperti babat, usus, paru, hingga hati. Bagi sebagian orang, jeroan justru menjadi bagian favorit karena memiliki cita rasa gurih dan tekstur khas saat diolah dengan tepat.

Namun, memasak jeroan memang membutuhkan teknik khusus. Jika salah mengolah, aroma prengus bisa tetap menempel dan teksturnya menjadi alot. Karena itu, proses pembersihan hingga perebusan harus dilakukan dengan benar agar hasil masakan lebih lezat dan menggugah selera.

BACA JUGA:Tongseng Kambing Spesial Idul Adha, Simak Bumbu dan Cara Memasaknya

Bersihkan Jeroan dengan Air Mengalir

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah membersihkan jeroan secara menyeluruh. Bagian seperti usus dan babat memerlukan perhatian ekstra karena termasuk organ pencernaan hewan.

Cuci jeroan di bawah air mengalir hingga seluruh lendir dan kotoran hilang. Untuk babat, permukaannya bisa dikerik menggunakan pisau agar lebih bersih.

Agar lendir lebih mudah terangkat, gunakan garam kasar atau kapur sirih. Setelah itu, bilas kembali hingga benar-benar bersih sebelum masuk ke tahap berikutnya.

Gunakan Bahan Alami untuk Hilangkan Bau Prengus

Meskipun sudah dicuci, aroma khas jeroan terkadang masih terasa cukup kuat. Untuk mengatasinya, Anda bisa memanfaatkan bahan alami yang tersedia di dapur.

Perasan jeruk nipis atau lemon sangat efektif membantu mengurangi bau tak sedap. Lumuri jeroan dengan air jeruk dan sedikit garam, lalu diamkan sekitar 15 hingga 30 menit sebelum dibilas.

Selain itu, parutan jahe segar juga bisa digunakan untuk menetralisir aroma prengus pada jeroan sapi maupun kambing.

Jangan Gunakan Air Rebusan Pertama

Kesalahan yang sering dilakukan saat memasak jeroan adalah menggunakan air rebusan pertama sebagai kaldu. Padahal, air tersebut biasanya mengandung sisa kotoran dan sumber bau tidak sedap.

Rebus jeroan selama 10 hingga 15 menit hingga muncul busa di permukaan air. Setelah itu, angkat jeroan dan buang seluruh air rebusan pertama.

Cuci kembali jeroan menggunakan air bersih agar sisa kotoran benar-benar hilang sebelum direbus ulang.

Rebus dengan Rempah agar Lebih Harum

Tahap perebusan kedua menjadi kunci utama untuk menghasilkan jeroan yang empuk dan harum.

Gunakan air baru, lalu tambahkan berbagai rempah seperti daun salam, serai, daun jeruk, jahe, dan lengkuas yang sudah dimemarkan.

Sumber: